Esensi (hakikat) dan Eksistensi (adanya) Seorang Mahasiswa. Objek yang akan kita bahas adalah Mahasiswa. Sebelum lebih jauh berpandangan seharusnya kita berfilsafat terlebih dahulu mengenai esensi dan Eksistensi seorang Mahasiswa. Menurut Thomas Aquinas seorang filsuf abad pertengahan (1225 -1274 Masehi) selain teori hylemorfisme "Materi dan bentuk" yang di gagas oleh Aristoteles, ada struktur lain berupa esensi dan eksistensi yang terdapat pada segala sesuatu yang diciptakan. Apa itu esensi dan eksistensi ...? Esensi merupakan hakikat atau inti sari dari eksistensi (yang ada). Contoh Mahasiswa esensi nya adalah orang yang belajar di perguruan tinggi dan eksistensinya adalah sebagai mahasiswa dia berprestasi baik dibidang akademi maupun non akademik. Esensi dan eksistensi mahasiswa memang selalu berkaitan karena fungsi mereka sebagai agen of change,of sosial control,moral stok dan iron stok. Ketika Mahasiswa itu menyadari hakikat dan keberadaan nya, tentu lah dia a...
Jakarta, 11 Maret 2022 Viralnya video ibu-ibu dimedia sosial yang sedang antri minyak goreng di GOR petanang Lubuklinggau pada kamis (10/03/2022) menjadi perhatian khusus dikarena banyaknya masyarakat, serupa massa kampanye parpol ditengah kondisi Kota Lubuklinggau yang menerapkan PPKM Level III. Niat baik pemerintah Kota Lubuklinggau dalam melakukan Operasi pasar kelangkaan minyak goreng di Kota Lubuklinggau tidak dibarengi dengan pengamanan yang baik oleh pihak kepolisian. Terutama yang bertanggung jawab adalah Kapolres Kota Lubuklinggau AKBP Harissandi, S.I.K., M.H karena tidak mampu mengkoordinir anggotanya yang bertugas dalam pengamanan operasi pasar tersebut. AKBP Harissandi, S.I.K., M.H yang baru menjabat harusnya menjadi harapan besar oleh masyarakat Kota lubuklinggau terutama pemuda mengingat rekam jejak beliau yang baik sehingga mendapat promosi jabatan sebagai kapolres Kota Lubuklinggau melalui surat telegram kapolri dengan nomor ST/165/I/KEP/2022, tanggal...
Ku lepas semua rasa ego,ku rendah kan diri,ku'nafik'kan semua rasa untuk ku jemput keridho'an Illahi. Karena bagiku orang tua wujud rill akan hadirnya sang pencipta, Keyakinan untuk melakukan hal tersebut sangat lah mendasar, sedari kecil sampai pada saat ini dipastikan banyak prilaku maupun hal lainnya yang dapat menyakitkan perasaan kedua orang tua. Awal terlintas, saat saya berniat membasuh kedua kaki orang tua dan meminum air basuhan itu karena melihat suatu kondisi dimana apa lagi yang harus kulakukan ikhtiar apa lagi yang harus di jalankan....... Sembari berfikiran demikian mungkinkah prilaku'ku saat ini tidak sama baik dengan orang-orang baik..............tapi bagiku tidak terlalu "kategori tengah-tengah" (sebenarnya bagi kita orang terdidik seharusnya prilaku kita harus kaffah dan paripurna kebenarannya jelas hak dan battilnya") namun ku belum mampu untuk sampai di makom itu...... dan semoga dengan ini kaffah/paripurna itu akan tereali...
Comments
Post a Comment